CG Conn


Charles Gerard Conn adalah patriark dari manufaktur alat musik di Elkhart, Indiana. Pada tahun 1873, terjadi perkelahian di sebuah bar yang mengakibatkan bibirnya pecah, C.G. Conn mengembangkan brass mouthpiece dengan rubber rim. Conn mengkonversi mesin jahit tua untuk mesin bubut dan mempersiapkan sebuah toko untuk membuat mouthpieces tersebut. Pada tahun 1875, pembuat instrumen Perancis bernama Dupont mulai memperbaiki instrumen di toko Conn. Setelah melihat dia bekerja selama beberapa hari, Conn percaya ia bisa membuat instrumen sendiri. Pada tahun yang sama, Kolonel Conn mulai membangun perusahaan Amerika pertama pembuat cornet.


Mulai tahun 1879, Conn memindahkan pengerjaannya ke pabrik yang lebih besar dan mulai membuat instrumen lainnya. Pada tahun 1880, kota Elkhart, Indiana menjadi begitu terpikat dengan C.G. Conn mereka memilihnya sebagai Walikota mereka. Selama masa jabatannya yang kedua, ia terpaksa mengundurkan diri karena kebakaran pabriknya di tahun 1883. Kemudian, pabrik itu dibangun kembali lebih besar dan lebih baik dan produksi terus berjalan. Memasuki tahun 1893 instrumennya dianugerahi penghargaan tertinggi World’s Columbia Exposition di Chicago.

Kolonel mencintai instrumen yang tak biasa dan aneh. Pada tahun 1907, ia membuat sebuah immensaphone, horn terbesar di dunia dengan diameter 12 kaki dan panjang 35 kaki. Conn juga melanjutkan serangkaian "pengalaman pertama", perusahaan Amerika pertama yang membuat saxophone dan sousaphone, yang dibuat sesuai dengan spesifikasi John Philip Sousa.

Pada tahun 1915, Conn pensiun dan perusahaan ini dibeli oleh Carl Greenleaf. bisnis ini berganti nama C.G. Conn Ltd. Selama era ini, Carl Greenleaf membuka National School Band Movement. Pada tahun 1923, Greenleaf mendirikan Contest pertama National Band di Chicago, dan Conn National School of Music, juga di Chicago. Pada tahun 1928, ia mendukung National Music Camp yang berada di Interlochen, Michigan.

Perusahaan berkembang sampai Perang Dunia II. Pada tahun 1942, pabrik memproduksi kompas, altimeter, dan barang-barang lain yang berkaitan dengan perang. Selama masa perang, banyak dealer Conn berpaling ke pembuat instrumen yang lebih kecil yang diizinkan untuk memproduksi instrumen secara terbatas. Setelah selesai masa perang dan tidak memproduksinya peralatan perang, Conn menemukan kesulitan untuk mendapatkan kembali posisinya sebagai pembuat alat Band nomor satu.

Pada tahun 1969, keluarga Greenleaf menjual bisnis pada Crowell-Collier MacMillan, sebuah perusahaan penerbitan. Pembuatan instrumen Conn terpisah antara Nogales, Arizona dan Abilene, Texas; pabrik Elkhart dijual kepada Perusahaan Selmer.

Pada tahun 80-an melalui serangkaian merger, C.G. Conn Ltd digabungkan dengan Slingerland Drum Company, Artley, Scherl & Roth, dan beberapa produsen alat musik lain dan distributor pada akhirnya membentuk United Musical Instruments (UMI). Pada tahun 2002, UMI bergabung dengan perusahaan Selmer untuk membentuk Conn-Selmer, Inc dan kemudian pada tahun 2004 bergabung dengan G. Leblanc Corporation.

Related Products